Untuk D: Jangan Sampai Tersesat


DI SEKITARMU / Rabu, Juni 12th, 2019

Dear, D.

Kuliah ambil jurusan yang nggak kamu banget? Jangan dipaksain deh, itu bakal bikin kamu berat buat ngejalaninnya. Udah, jangan alesan karena ada temen se-genk di sana. Sekarang ini waktunya kamu buat memilih jalanmu sendiri. Bukan lagi tentang A atau Z. Kamu udah cukup ngerti, kan, dimana letak kemampuan dan kelemahanmu? Pakai itu buat modal menata masa depanmu, seenggaknya kamu tau pandanganmu ke depan bakal kayak apa. Mulai kasih kepercayaan penuh terhadap dirimu sendiri, percaya dan yakini keputusan yang kamu ambil.

D, kuliah itu nggak main-main, loh. Bayarnya juga bukan pakai duit mainan, apalagi pakai daun depan rumah yang tinggal petik itu, bukan. Banting tulang orang tua buat kuliahmu itu, kamu pasti lebih paham gimana mereka memeras keringat setiap harinya demi kamu. Mereka rela lakukan apa pun asal kamu bisa menjadi anak yang berpendidikan tinggi, yang membanggakan dan nggak dipandang remeh sama orang lain. Sungguh, itu butuh kerja keras yang ekstra, D.

D, pilih jurusan kuliah yang cocok sama kata hatimu. Omongan orang lain cukup kamu jadikan masukan saja, nggak perlu harus semuanya kamu penuhi. Kuliah itu nggak sehari-dua hari, D, kamu harus bisa nyaman dengan apa yang bakal kamu lakuin setiap harinya. Aku nggak bisa bayangkan kalau kamu berada di kelas dengan materi-materi yang nggak kamu suka atau sama sekali nggak kamu minati. Kamu (mungkin) akan merasa tergesa. Kamu (mungkin) hanya akan mengejar nilai setinggi-tingginya tanpa peduli apakah ilmu itu bakal menetap pada dirimu atau enggak ke depannya. Kamu bakal merasakannya setelah lulus kuliah nanti, kemudian tersadar bahwa selama itu kamu tersesat entah di dunia bagian mana.

Kamu bakalan merasa kalau kuliah cuma buang-buang waktu dan duit. Ya, itu karena kamu merasa kosong, merasa nggak menguasai apa pun meski berpredikat lulus. Beda cerita kalau kamu kuliah ambil jurusan yang sesuai sama kata hatimu, sesuai passion atau hal yang kamu suka. Setelah kemudian nantinya kamu lulus, kamu tinggal kembangkan atau langsung bisa kamu terapkan di kehidupan sehari-hari. Lebih menyenangkan, bukan?

D, masih ada waktu, pun kalau akhirnya kamu lebih ingin mengejar mimpimu yang lain, yang bukan di bidang akademik, sungguh aku orang pertama yang akan mendukungmu. Tapi, dengan catatan, kamu harus bisa buktikan bahwa apa yang kamu pilih bisa kamu pertanggungjawabkan. Ini bukan ancaman, D, hanya saja kamu juga harus mulai membiasakan diri untuk menerima konsekuensi dari apa pun yang kamu pilih atau kamu lakukan.

D, terima kasih kalau kamu mau memikirkan masa depanmu dengan baik-baik. Semoga tidak tersesat. Semangat!!!

Dari aku,
yang selalu kamu tentang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *