Momen Terbaik di Bulan Ramadan


BPN RAMADAN CHALLENGE / Minggu, Juni 2nd, 2019

Di tiap-tiap bulan ramadan memiliki momen terbaiknya tersendiri di setiap tahunnya. Tahun ini pun demikian. Ada satu hal yang berbeda dari ramadan-ramadan sebelumnya. Nggak tau kenapa ya, kayaknya semakin kesini ramadan kayak biasa aja gitu, kurang greget. Halahhhh. Semoga bukan karena iman kita yang menurun ya, Gesss. aamiin

Namun, di sisi lain aku menangkap satu momen yang jarang terjadi di mushola tempat aku biasa tarawih. Biasanya, saf salat akan penuh di awal-awal momen ramadan doang. Semangat dalam menjalankan ibadah salat isya dan dilanjutkan dengan tarawih begitu menggebu. Dari anak-anak sampai orang tua, nggak ada yang absen, kecuali memang berhalangan (buat perempuan).

Saf sendiri diartikan sebagai barisan atau deretan para muslimin dalam salat berjamaah. Saf yang sempurna rapi menjadi salah satu kesempurnaan saat melaksanakan salat berjamaah. Oleh sebab itu, yang menjadi imam dalam salat biasanya akan memulai salat ketika saf para makmumnya sudah tertata rapi dan sempurna.

Nah, ramadan tahun ini bukan cuma di awal doang saf penuh, tapi sampai menuju hari terakhir ini, saf salat masih sampai deretan belakang yang terisi oleh ibu-ibu, remaja, dan anak-anak. Pun di saf laki-laki.

Semalem ada ibu-ibu yang bisikin ke aku, “tumben nih hari terakhiran masih pada semangat, biasanya sepi, tinggal segelintir yang salat, pada lemes, ini beda ya!”

Sejenak kutermenung, iya juga yaaa. Tiba-tiba jadi terharu sendiri. Memang biasanya di akhir-akhir ramadan gini, mushola di tempatku sepi. Orang berbondong-bondong ngemol. Hihihi.

Yang lebih bikin merinding itu, suara anak-anak yang masih lantang melafalkan bilal saat jeda salat tarawih. Bisa kompakan gitu tuh suaranya nyentuh ke hati.

Mungkin saf salat yang masih penuh sampai akhir bulan puasa adalah momen terbaik di ramadanku kali ini. Apalagi bisa selalu salat berjamaan barengan sama ibu di mushola. Hal lain nampak biasa saja dan nggak menunjukkan daya tarik yang berarti, sih. Hehe

Semoga kita masih diberi kesempatan untuk menikmati ramadan tahun besok, ya! aamiin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *