Januari dalam Ingatan

Tahun 2019 segera tuntas. Namun, Januari ini masih lekat dalam ingatan. Sekelumit takdir yang mempertemukanku dengan manusia-manusia baru, termasuk kamu salah satunya. Bertatap muka secara langsung, setelah entah berapa tahun hanya bertegursapa melalui layar gadget.

Ingatanku menelusur kemana-mana kala itu, sampai pada satu nama kamu sebut, dan aku gugup. Aku ingin tidak peduli dengan semua omong kosongmu sepanjang perjalanan, dan akhirnya aku lupa kalau aku ingin. Sebab, rangkaian katamu begitu menggiurkan untuk kudengarkan. tapi tidak untuk kupercayai, maaf.

Tertawa, ditertawakan, lantas menertawakan orang lain. Aku tidak tahu, ada hangat menyelinap di obrolan kita yang kaku. Entah darimana muasalnya. Dan aku merindukan itu sekarang.

Kini, Januari sudah kembali menjemput, tetapi kita belum lagi bertegur sapa. Atau mungkin dalam ingatanmu aku telah tiada. Benarkah, jika masalaluku membuatmu terpental jauh dan meledekkan kewarasanmu berpikir? Aku minta maaf soal itu.

Januari masih dalam ingatan. Kamu datang tiba-tiba, dan pergi tanpa aba-aba. Tidak mengapa, sih. Toh, sedari awal aku menyadari banyak hal tentangmu, tentangku, juga tentang kita. Hmmm, juga tentang takdir yang kamu bilang abu-abu itu.

Jangan khawatir, kamu tetap pengecut bagiku. Namun, beberapa hal dalam hidupmu berhasil membawaku menjadi sedikit lebih waras. Misal yang kamu bilang disetiap akhir hari, sebelum terpejam, jangan lupa untuk memaafkan diri sendiri.

Ya, terima kasih, sampai jumpa di lain kenangan!

Semarang,
pikiran sedang baku hantam dengan perasaan.
2019, Des.

6 thoughts on “Januari dalam Ingatan”

  1. Ainun berkata:

    Perlu refreshing di tahun 2020 ini mbak, supaya pikiran juga tidak kalut

    1. adindanenii berkata:

      Ayok refreshing, kak. 😀

  2. Hanila PendarBintang berkata:

    Mungkin hanya sampai di situ jodohnya.
    2020 akan bertemu yang lebih baik dan mencetak momory-memory indah bersama.
    Selamat menyambut Tahun Baru 2020!

  3. Hanila PendarBintang berkata:

    2020 lebih baik.
    Ayo kita tuliskan memory yang baik-baik.

    1. adindanenii berkata:

      Harus dong, mbak. Semoga segala hal baik mengikuti kita. aamiin.

      1. Hanila PendarBintang berkata:

        Aamiin, Aamiin.
        Stay awesome!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rasa TakutRasa Takut

Beberapa minggu ini gelisah enggan pergi. Mengusik energi positif dari dalam diri. Menjadi pesimis dan nggak percaya diri. Memang ya, meruntuhkan rasa takut terhadap sesuatu yang belum tentu terjadi itu,

CATATAN PENDEK