Event

Pelatihan AMDAL Kijang di Semarang Tumbuhkan Harapan WALHI Jawa Tengah

Peserta dan panitia pelatihan AMDAL

Kemarin, 28-29 Maret berkesempatan mengikuti pelatihan AMDAL Kijang yang diadakan oleh Eksekutif Daerah WALHI (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia) Jawa Tengah. Pelatihan AMDAL yang berlangsung di Wisma Grasima Semarang ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah yang memiliki latar belakang seperti NGO, Organisasi Rakyat, Perwakilan Pemuda Pejuang Lingkungan, serta Mahasiswa Pecinta Alam.

Hari pertama pelatihan AMDAL difokuskan ke materi seperti hukum lingkungan kritis yang disampaikan oleh YLBHI-LBH Semarang, apa itu AMDAL, apa yang perlu diperhatikan sebelum melakukan investigasi, pembuktian hak, negoisasi kampanye publik, dan lain-lain yang kesemuanya bersangkutan dengan hukum lingkungan. Sedangkan di hari kedua peserta pelatihan AMDAL diarahkan untuk praktik langsung ke lapangan.

Kerja kelompok pelatihan AMDAL

Tujuan dari pelatihan AMDAL ini diharapkan peserta pelatihan AMDAL mampu melakukan analisa kerusakan dan pencemaran lingkungan serta mampu melakukan pembelaan melalui organisasi rakyat.

Pembelaan di sini terkait dengan permasalahan yang terjadi di masyarakat atas kesewenang-wenangan dan ketimpangan dalam pelanggaran hukum lingkungan di wilayah masyarakat itu sendiri yang disebabkan oleh pihak-pihak tertentu.

Apa itu AMDAL Kijang?

AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) merupakan instrumen pengendali atau sebuah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha atau kegiatan. Kijang sendiri kependekan dari kaki telanjang.

Sharing materi oleh Mas Dwi Sawung selaku Manager Kampanye Urban dan Energi WALHI dalam pelatihan AMDAL

Oleh WALHI, AMDAL Kijang diartikan sebagai metode sederhana untuk melakukan pemantauan lingkungan yang menjadi narasi tanding bahwa masyarakat punya pengetahuan dan wawasan mengenai kondisi lingkungan hidup di sekitar mereka.

Mekanisme perijinan AMDAL ini sangat panjang. Mulai dari pengajuan surat permohonan dengan gambaran rencana usaha/kegiatan, konsultasi publik, kerangka acuan, UKL-UPL, sampai laporan rutin selama proses usaha/kegiatan berlangsung.

Dalam pelatihan AMDAL ini peserta pelatihan AMDAL tidak hanya disuguhi materi yang padat, tetapi juga diterjunkan langsung ke lapangan untuk praktik, menginvestigasi problem apa yang sebenarnya terjadi di masyarakat, melihat perubahan lingkungan sekitar, upaya pembuktian atas kerusakan atau pencemaran lingkungan dan mengkampayekan isu lingkungan ke ruang publik.

salah satu kegiatan di pelatihan AMDAL: wawancara dengan warga terkait perubahan lingkungan sekitar

Sebelum melakukan investigasi ke lapangan, beberapa hal ini perlu diperhatikan, seperti:

  1. Mencari informasi awal/studi literatur
  2. Pemetaan. Mencari tempat yang tidak terdampak, tujuannya untuk membedakan kondisi masyarakat yang sudah tercemar dan tidak tercemar. Tentukan subjek terdampak pencemaran (orang tua, anak-anak, dll).
  3. Siapkan alat yang dibutuhkan.
  4. Buat format laporan berisi tentang apa, kapan, mengapa, bagaimana, siapa, dan dimana.

Selesai melakukan investigasi ke lapangan, para peserta pelatihan AMDAL diminta untuk mendiskusikan hasil kerja kelompok mereka dalam bentuk skema peta yang kemudian dipresentasikan di depan kelompok lainnya.

Salah satu peserta pelatihan AMDAL mempresentasikan hasil kerja kelompoknya.

Di akhir acara sebelum penutupan, panitia penyelenggara menyampaikan harapannya untuk pelatihan AMDAL ini supaya ada rencana tindak lanjut dari peserta pelatihan AMDAL yang sudah hadir. Mereka juga menaruh harapan kepada peserta pelatihan AMDAL agar mampu mengadvokasi dirinya sendiri dan organisasi masyarakat terkait dengan lingkungan hidup. Jadi, upaya mereka untuk mewujudkan kemandirian di lingkungan bisa tercapai.

Tes tingkat keasaman air sungai di sekitar pemukiman warga oleh peserta pelatihan AMDAL

Salam adil dan lestari!
Sekian dan terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *