Lifestyle

Berbagi Melalui Zakat, Infaq, dan Sodaqoh

Bulan ramadan sudah hampir usai, tapi buat ngumpulin pahala tetep harus jalan dong ya. Kesempatan kita di momen ramadan begini buat dapetin pahala berlipat ganda. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mencapai pundi-pundi pahala tersebut. Salah satunya adalah dengan cara berbagi. Berbagi bisa kita lakukan kepada siapa saja, tujuannya buat meringkan orang lain. Kita bisa berbagi melalui zakat, infaq, dan sodaqoh.

Lalu, apa sih perbedaan zakat, infaq, dan sodaqoh? Sama-sama perbuatan mulia yang tujuannya meringankan sesama atau mensucikan harta, tapi ternyata ada makna yang berbeda, loh. Simak, yuk!

#Zakat
Zakat merupakan rukun Islam ke empat yang wajib dikeluarkan yaitu berupa sejumlah harta yang mencapai syarat tertentu (nishab), dilakukan di waktu dan periode tertentu. Penerima zakat pun tidak sembarangan, kecuali yang termasuk ke dalam 8 golongan orang yang berhak menerima zakat. Zakat dibagi menjadi dua, zakat fitrah dan zakat mal. Keduanya memiliki perbedaan pada waktu pengeluarannya.

#Infaq
Infaq hukumnya sunnah. Harta yang dikeluarkan tidak ada syarat dan periode tertentu. Infaq boleh diberikan kepada siapa saja, tidak harus yang termasuk ke dalam 8 golongan seperti zakat. Pemberian infaq tidak ada batasan berapa besar atau kecil jumlah yang diberikan. Jadi, lebih sukarela dan seikhlasnya saja. Seperti berinfaq untuk korban bencana alam, dan lain-lain.

#Sodaqoh
Sodaqoh atau sedekah punya arti yang luas. Hukumnya sunnah, sama seperti infaq, yang membedakan adalah apa yang diberikan. Infaq juga termasuk sodaqoh. Sodaqoh lainnya bisa berupa non materi. Sodaqoh bisa dikatakan hal-hal sederhana yang punya nilai kebaikan. Hal sederhana itu salah satunya bisa berwujud senyuman terbaik kita ke orang lain. Mudah, kan?

Nah, semoga setelah ini tidak ada alesan lagi buat kita tidak berbagi, ya! Allah sudah kasih cara paling sederhana buat kita berbagi, salah satunya dengan cara sodaqoh. Semoga di bulan yang penuh berkah ini, kita semua senantiasa menjadi makhluk yang bisa lebih mensyukuri nikmat. aamiin aamiin aamiin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *